Tanaman ini oleh orang Indonesia, dikenal sebagai tumbuhan kayu putih, Gelam (Sunda, Jawa), Bai qian ceng (China). Dimana ekstrak daunnya bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak kayu putih yang berkashiat untuk obat masuk angin, dll

Kayu Putih (Meialeuca leucadendra L) Famili Myrtaceae. Kayu putih dapat tumbuh di tanah tandus, tahan panas dan dapat bertunas kembali meskipun setelah terjadi kebakaran. Ciri-ciri pohon kayu putih mempunyai tinggi berkisar antara 10-20 m, kulit batangnya berlapis-lapis, berwarna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tidak beraturan. Batang pohonnya tidak terlalu besar, dengan percabangan yang menggantung ke bawah. Daunnya tunggal, agak tebal seperti kulit, bertangkai pendek, letak berseling. Helaian daun berbentuk jorong atau lanset, dengan panjang 4,5-15 cm, lebar 0,75-4 cm, ujung dan pangkal daun runcing, tepi rata dan tulang daun hampir sejajar.
Permukaan daun berambut, warna hijau kelabu sampai hijau kecoklatan, Daun bila diremas atau dimemarkan berbau minyak kayu putih. Perbungaan majemuk bentuk bulir, bunga berbentuk seperti lonceng, daun mahkota warna putih, kepala putik berwarna putih kekuningan, keluar di ujung percabangan. Buah panjang 2,5-3 mm, lebar 3-4 mm, warnanya coklat muda sampai coklat tua.
Manfaat Kayu putih Kayu putih bisa dimanfaatkan sebagai pengobatan setelah dilakukan penyulingan dan nantinya akan menghasilkan minyak atsiri.
Bersama ini kami informasikan manfaat minyak kayu putih untuk kesehatan, diantaranya :
Minyak kayu putih dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit, anti kuman, dan anti hama tapi tetap dapat mengobati, dan tetap mampu membersihkan.
Tahukah anda jika seseorang meminum minyak ini ia akan mengalami perasaan hangat yang menyenangkan di perut mereka